Tuesday, September 29, 2015

Membelikan Gadget Untuk Anak Generasi “iTods”? Pahami Dulu Resikonya

Sebagai orang tua yang peduli terhadap kesehatan anak Anda, sebaiknya Anda jangan membiarkan anak untuk bermain tablet atau sejenisnya. Mengapa demikian? Karena, selain bahaya radiasi, gadget juga menyimpan bahaya psikologis yang cukup besar. Inilah yang perlu benar-benar diperhatikan oleh orang tua yang hidup di era generasi iTods (Ipad and Toddlers) yang kini mulai mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Menurut informasi yang dilansir dari laman Kompas.com, selasa (22/09/20150 disebutkan bahwa sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga independen Childwise, dimana telah dilakukan survei terhadap 1.034 orang tua yang memiliki anak usia 6 hingga 4 tahun, berhasil menemukan hampir 10 % orang tua menyediakan tablet dikamar anak, sehingga bermain gadget menjadi hal yang lumrah sebelum tidur. Selain itu, anak-anak juga dibebaskan untuk tidur dengan tablet mereka, sehingga kamar tidur sudah beralih fungsi dari zona istirahat menjadi zona bermain elektronik.
Jika pada tahun 2012 hanya terdapat 27% anak diusia tersebut yang menggunakan tablet dan telepon seluler, maka ditahun 2015 ini jumlahnya meningkat pesat sebanyak 73%, 29 % diantaranya sudah memiliki tablet yang dihadiahkan oleh orang tuanya.
Anak-anak biasanya menggunakan perangkat tersebut untuk menonton video klip, program televisi, main game ataupun aplikasi lainnya. Rata-rata penggunaan tablet tersebut adalah 30 menit hingga 1 jam. Sehingga tidak heran jika penelitian tersebut juga menemukan bahwa 1 diantara 10 anak usia pre-chool sudah sanga lekat dengan tayangan televisi maupun aplikasi tabler, sehingga sangat berisiko mengalami kecanduan layar elektronik.
Dr. Aric Sigman, spesialis pendidikan kesehatan anak dari Royal Society of medicine mengatakan, bahwa sangat penting bagi orang tua untuk membuat aturan baru tentang kebiasaan bergadget anak untuk menghindari anak terobsesi dengan teknologi.
Selain dihawatirkan Anak mengakses situs-situs yang membahayakan, sebuah studi yang dilakukan oleh The Seattle Children’s institute di Amerika menyatakan bahwa, menonton acara apapun ditablet atau televisi diatas pukul 7 malam, dapat menyebabkan anak usia 3-5 ahun akan sulit tidur, mimpi buruk serta kelelahan ketika bangun. Maka, sedikit banyak, hal ini akan mengganggu aktivitas sekolah mereka.

Oleh sebab itu, sudah sewajarnya para orang tua untuk memberikan contoh kebiasaan baik terkait dengan gadget, seperti menyimpan ponsel saat bermain dengan anak, menggunakan ponsel ketika sedang tidak bersama anak, serta membuat aturan kapan anak boleh bermain gadget dan kapan anak harus meninggalkan gadget untuk belajar. Apabila orang tua tidak tegas dan berhati-hati, maka kecanduan gadget bisa berlangsung hingga anak besar. Maka tidak menutup kemungkinan, bahwa anak akan kehilangan kesempatan untuk bereksplorasi didunia nyata dan mengalami kesulitan dalam bergaul.

No comments:

Post a Comment